Pemantapan dan Pelantikan Angkatan XII MAPALAST

Salam Lestari!!!
Syukur alhamdulillah telah sukses dan diterimanya anggota MAPALAST Angkatan ke 12 yang resmi dilantik persis di hari ulang tahun MAPALAST tanggal 20 Agustus 2019. Kegiatan Pemantapan dan Pelantikan ini dimulai tanggal 16 Agustus 2019 hingga 20 Agustus 2019. Penuh haru, suka duka kami rasakan demi ciptakan generasi yang akan terus membawa dan mengharumkan nama MAPALAST serta kampus kami tercinta UNISBANK SEMARANG. Angkatan XII MAPALAST berjumlah 9 orang yaitu terdiri dari 5 orang putri yaitu Alya Nur Fitriana (Akas), Ludvie Dian Safitri (Rante), Septi Setiyorini (Rawa), Siska Widyastuti (Senja) dan Tasya Vivia A. (Walet) dan 4 orang putra yaitu Ananda Bayu Pamungkas (Topeng), Hari Agung Prabowo (Tronton), Moch. Noval Firdaus (Wader) dan Widya Mahesa Eka S. (Gotri). Tak lupa kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk semua pihak yang telah membantu mensukseskan kegiatan tersebut. Kami ucapkan selamat datang dan selamat bergabung untuk calon penerus kami, banggakan nama kami, kampus kami, bangsa kami dan orang-orang terdekat kalian.
Salam Lestari!!!

Penanaman Mangrove dan Bersih Pantai

Salam Lestari!!!

Tanggal 10 Agustus 2019 kemarin, yang mana juga bertepatan dengan Hari Konservasi Alam Nasional, kami dari MAPALAST mengadakan penanaman mangrove dan bersih pantai. Penanaman mangrove dan bersih pantai ini kami adakan di Pantai Tirang, Semarang selain karna tempatnya yang cocok, Pantai Tirang juga mudah diakses oleh teman-teman lainnya. Kegiatan ini memiliki tema “Lestarikan Kawasan Pesisir, Tanam Mangrove untuk Kehidupan” sesuai tema yang kami ambil, kami adakan kegiatan ini mengingat mangrove sangat bermanfaat untuk sekarang, esok dan di masa mendatang. Dalam 3 acara inti dalam kegiatan kami kemarin yaitu penanaman mangrove yang mana salah satunya yaitu untuk mencegah adanua abrasi pantai. Kemudian selanjutnya yaitu Bersih Pantai, dikarenakan keadaan Pantai Tirang yang memprihatinkan disebabkan oleh sampah-sampah yang mengotori pantai tersebut. Yang terakhir yaitu Lomba pengumpulan sampah terbanyak, lomba ini guna pemacu peserta yang datang untuk membersihkan kawasan tersebut dan klasifikasi yang kami ambil menurut berat sampah yang dikumpulkan dan sesuai dengan kriteria sampah yang ditentukan panitia yaitu yang tidak dapat terurai. Kegiatan ini mendapat support dari banyak pihak, yang utama dari kampus kami tercinta, penyupport bibit dari Komunitas Masyarakat Peduli Lingkungan dan mendapat sponsor dari Pandanaran Outdoor Travelling. Peserta yang hadir yaitu dari kalangan Mapala, Sispala serta dari orang-orang umum yang suka berkegiatan di alam. Kami ucapkan terima kasih untuk seluruh pihak yang membantu suksesnya acara ini , semoga kegiatan kemarin dapat bermanfaat untuk kita semua dan anak cucu kita mendatang.

Salam Lestari !!!

Lomba Orienteering Sport Feast 1.0 di Mapala KSG-SAC Universitas Negeri Semarang

Pantang pulang sebelum berjuang!!! Semangat juang terkobar dari saudara Baharudin Iqbal Ardiansyah dan saudari Alya Nur Fitriana. Hari ini mereka berdua bersaing pada Lomba Orienteering Sport Feast 1.0 yang diadakan oleh Mapala KSG-SAC dari Universitas Negeri Semarang. Berjuang hingga titik terakhir disertai doa kepada Sang Pencipta, kalah maupun menang kita serahkan pada-NYA. Bismillah dengan tujuan baik, dengan membawa nama Mapalast dari Universitas Stikubank Semarang. Semangat berjuang kawan Tuhan bersama jiwa-jiwa pemberani:):)

Gathering Bersama Koordinator Unit PMI Kota Semarang

Dalam Rangka memperingati Hari Donor Darah Se-Dunia, Koordinator Unit Donor Darah PMI Kota Semarang mengadakan Gathering pada tanggal 20-21 Juli 2019 di Hotel Lor In Solo yang diwakilkan oleh saudara Oki Derajat Sudarmojo. Semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar tanpa halangan apapun dan bermanfaat bagi kita semua.
#MapalastSemarang
#pmikotasemarang

Edukasi Lingkungan Hidup dan Bakti Sosial

Salam Lestari!!!

Ini merupakan kegiatan Mapalast yang sudah diadakan dua kali ini terhitung semenjak tahun lalu. Kami melakukan Edukasi Lingkungan Hidup dan Bakti Sosial kembali pada tahun 2019 ini tentunya dengan konsep, teknis dan tempat yang berbeda dengan sebelumnya. Kegiatan ini mengusung tema “Semangat Berbagi Berbasis Edukasi di Bulan Suci” sebab kegiatan ini kami adakan tanggal 31 Mei 2019 yang bertepatan dengan bulan suci Ramadhan. Edukasi yang kami berikan yaitu kami mengajarkan kepada adik” di Panti Asuhan Darul Husna yang beralamat di gang Durian I Rt 01/01, Kel. Pakintelan, Kec. Gunungpati, Semarang bagaimana cara menanam pohon yang benar serta perawatannya. Selain memberikan edukasi tersebut, anak” Mapalast juga membuka donasi dari teman” yang lain untuk anak” di panti dan untuk pembangunan panti tersebut. Terimakasih kepada pihak-pihak yang telah ikut membantu kami melancarkan kegiatan ini, semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.

LK-EXPO ” MAPALAST OPEN RECRUITMENT “

Salam Lestariii…!!!!

Dalam rangka Pengembangan Minat dan Bakat Mahasiswa UNISBANK, BEM-U  mengadakan LK-EXPO di Satlasar kampus Kendeng UNISBANK, yang mana LK-EXPO merupakan wadah bagi mahasiswa yang mendaftar sebagai anggota dari Lembaga Kemahasiswaan Kampus, LK-EXPO dilaksanakan selama 2 hari , Senin-Selasa 19-20 Septembar 2016.

Dalam Kegiatan ini MAPALAST ikut berpartisipasi guna perekrutan dan mencari generasi baru yang nanti akan melanjutkan mengembangkan MAPALAST,

MAPALAST ( Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Stikubank ) merupakan UKM yang bergerak dibidang kepencinta alaman, satu-satunya UKM pencinta alam di UNISBANK.

MAPALAST juga akan mengadakan Fun Climbing pada hari kamis 22 September 2016 di wall climbing MAPALAST, fun climbing ini khusus buat mahasiswa baru yang mendaftar bergabung bersama kami . banyak doorprize yang nanti akan diberikan kepada kalian (mahasiswa baru UNISBANK).

DATANG dan DAFTARKAN diri kalian agar bisa bergabung bersama kami

salam lestari …!! 🙂 🙂

BOCORAN JALUR MAPALAST SRT COMPETITION IV ( MSC ) TINGKAT NASIONAL

 MAPALAST  SRT COMPETITION IV ( MSC ) TINGKAT NASIONAL

Sudah siapkah anda untuk berkompetisi di MSC IV ?  .. (sudah )

Sudah memprediksi jalurnya akan seperti  apa ? ..(belom)

Kami selaku panitia MSC IV akan  membeberkan sedikit  tentang jalur yang nanti akan dipasang saat perlombaat SRT yang akan berlangsung 27-28 agustus 2016.

1.Deviasi

2.Intermediete

3.Simpul ditengah lintasan

4.Travese

5.Tyrolean

6.Scramble

7.Rigging + Cleaning

8.Rescue (Man to Man) double rope

Semoga bocoran yang telah kami berikan dapat bermanfaat.

Buat yang belum daftar buruan daftarkan diri anda sebelum pendaftaran kami tutup.

info lebih lanjut kunjungi http://mapalast.lk.unisbank.ac.id/2016/06/07/msc-iv/

 

MAPALAST SRT COMPETITION IV

MAPALAST (Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Stikubank ) Semarang

Proudly Present  
Salam Lestari !!!
Assalamu’alaikum Wr.Wb
Come and Join us !!! Dalam rangka memperingati HUT RI Ke-71 dan HUT MAPALAST ke-9
Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Stikubank mempersembahkan MSC IV

(Mapalast SRT Competition IV Tingkat Nasional) 

Pada tanggal 26-28 Agustus 2016

Total hadiah 10 Juta Rupiah

 

  1. LATAR BELAKANG

Setelah mengadakan lomba MAPALAST SRT COMPETITION (MSC) Tingkat Nasional yang ketiga ditahun 2014. Maka ditahun ini kami akan mengadakan kembali lomba yang dijadikan ajang 2 tahunan tersebut. Ditahun ini acara yang kembali digelar ini, dikolaborasikan dengan beberapa acara lainnya seperti  “Seminar Penyelamatan Kawasan Karst”. Single Rope Technique merupakan teknik  yang dipergunakan untuk menelusuri  gua-gua vertikal dengan menggunakan

satu tali sebagai lintasan untuk naik dan  turun medan-medan vertikal.Sehingga dalam kedepanya dalam rangka memperingati HUT-RI.Kami sebagai unit kegiatan mahasiswa  yang bergerak dalam bidang kepencinta alaman, ingin memberikan wadah kepada mahasiswa, pelajar, organisasi kepemudaan dan masyarakat umum untuk dapat bersaing secara sportif dan kompetitif

  1. MAKSUD DAN TUJUAN

♣ Mensosialisasikan Single Rope Technique kepada masyarakat umum

♣ Menumbuhkan minat dan bakat generasi muda khususnya di bidang olahraga Single Rope Teknik yang saat ini makin berkembang dengan pesatnya.

♣Menambah wawasan tentang speleologi

♣Menambah pengalaman dan pengetahuan bagi masyarakat umum

♣ Peningkatan kualitas SDM di dalam organisasi

♣Menumbuhkan kepedulian tentang pentingnya kawasan karst

♣Menumbuhkan dan mengembangkan pengetahuan tentang kawasan karst

♣ Menumbuhkan kepedulian tentang pentingnya kawasan karst

♣ Dalam rangka memperingati dirgahayu RI ke-71 dan HUT Mapalast Ke- IX

♣Memperat tali silaturahmi sesama penggiat olahraga alam bebas

  1. WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN

⊗ Seminar Penyelamatan kawasan karst

  Tanggal               : 26 Agustus 2016

  Waktu                 : 13.00 WIB

  Tempat              : Ruang D6.2 Kampus Kendeng UNISBANK,  Jl. Kendeng V Bendan Ngisor Semarang

⊗ Technical Meeting

  Tanggal                : 26 Agustus 2016

  Waktu                 : 18.30 WIB – Selesai

  Tempat               : Gedung D6.2 Lantai 6 Kampus Kendeng UNISBANK,  Jl. Kendeng V Bendan Ngisor Semarang

⊗ Mapalast SRT Competition (MSC) IV

 Tanggal                : 27 – 28 Agustus 2016

 Waktu                  : 08.00 WIB – Selesai

 Tempat               :  Wall Climbing MAPALAST Kampus Kendeng UNISBANK,  Jl. Kendeng V Bendan Ngisor Semarang

4. PESERTA

Kategori  :

Umum ( Putra /Putri )

Pelajar ( Putra /Putri )

FASILITAS PERSERTA

♦ T-Shirt (50 pendaftar pertama)                             ♦ Piagam (bagi juara)

♦  Makan (3 kali)                                                      ♦ Sticker

♦ ID card                                                                  ♦ Piagam (bagi juara)

♦ Sertifikat                                                                ♦ Notebook

♦ Bolpoint                                                                 ♦ Hiburan

♦ Trophy (bagi Juara)                                              ♦ Penginapan

♦ Saudara baru

  1. SYARAT PENDAFTARAN MAPALAST SRT COMPETITION ( MSC ) IV

♦ Pendaftaran paling lambat jam 14.00 WIB  hari Kamis 25 Agustus 2016

♦ Menyerahkan Foto 3×4 (3 lembar)

♦ Menyerahkan formulir pendaftaran  ( DOWNLOAD formulir )

♦ Menyerahkan foto copy identitas (KTP/KTM/Kartu Pelajar)

♦ Surat Delegasi dari Universitas atau Surat jalan organisasi

♦ Pengisian formulir sesuai KTP

  1. TEMPAT PENDAFTARAN

Sekretariat
♣  Office:
Jl. Tri lomba Juang No. 1 Semarang 50241

♣  Home:
Jl. Kendeng V Bendan Ngisor Semarang

7. BIAYA PENDAFTARAN

♣  Mapalast SRT Competition ( MSC ) IV        sebesar Rp 100.000,-  (Gratis tiket Seminar )

♣ Seminar Penyelamatan kawasan karst   sebesar Rp 30.000,-

Pembayaran dapat di transfer melalui rekening

BNI : 0436948948 (An. Melly Kristina Sukarto)

BRI : 5984-01-007985-53-9 (An. Hamdan Aenurizal H)

  1. TROPHY DAN HADIAH

◊ Trophy

 Trophy juara 1, 2, 3 setiap kategori

◊ Total Hadiah Rp. 10.000.000,-

Kategori Putra

Juara 1 : Trophy + Piagam + Rp. 2.000.000,-

Juara 2 : Trophy + Piagam + Rp. 1.700.000,-

Juara 3 : Trophy + Piagam + Rp. 1.000.000,-

Kategori Putri

Juara 1 : Trophy + Piagam + Rp. 1.800.000,-

Juara 2 : Trophy + Piagam + Rp. 1.500.000,-

Juara 3 : Trophy + Piagam + Rp. 1.000.000,-

Kategori Pelajar

◊ Juara Pelajar Terbaik  1 :

Trophy+Piagam+Uang Pembinaan (Rp. 600.000,-)

◊ Juara Pelajar Terbaik  2 :

Trophy+Piagam+Uang Pembinaan (Rp.400.000,-)

  1. PERALATAN YANG DIBAWA 

⊗ Set SRT (Single Rope Technique)                      ⊗ Helm

⊗ Chest Harnest                                                    ⊗ Harnest Avanti/Super Avanti

⊗ Hand Ascender (Jummar)                                  ⊗ Croll/Basic

⊗ Descender                                                          ⊗ Cow’s tail

⊗ Webbing                                                             ⊗ Carabiner delta screw (2)

⊗ Carabiner delta non screw (2)                            ⊗ Carabiner oval screw

⊗ Carabiner oval non screw                                   ⊗  oval MR

⊗ delta MR                                                             ⊗ Foot loop

⊗ Sepatu olahraga

10. INFORMASI ANGKUTAN

* Transportasi Bus :

♦ Dari arah Surabaya Turun di Terminal bus Terboyo Semarang , naik bus jurusan Simpang Lima – kemudian naik angkutan  jurusan Sampangan – jalan kaki 500 meter ke arah kampus (naik ojek Rp. 10.000,-)

♦ Dari arah Jakarta, Bandung, Sumatera Turun di Terminal bus Krapyak Semarang , naik bus jurusan Simpang Lima – kemudian naik angkutan  jurusan Sampangan – jalan kaki 500 meter ke arah kampus (naik ojek Rp. 10.000,-)

♦ Dari arah solo & jogja.Turun di Terminal bus Banyumanik – naik angkutan umum jurusan jatingaleh (turun di PLN Jatingaleh) – naik angkutan umum jurusan Sampangan – jalan kaki 500 meter ke arah kampus (naik ojek Rp. 10.000,-)

*Transportasi Kereta Api :

♦ Dari arah Solo & Jogja

Stasiun Poncol Semarang – naik angkutan umum jurusan Sampangan – jalan  kaki 500 meter ke arah kampus  (naik ojek Rp.10.000)

*Transportasi Udara :

Menuju Bandara Udara Ahmad Yani Semarang → jalan kaki ke arah Kalibanteng – naik bus jurusan → Penggaron (turun di Simpang Lima) – naik  →  angkutan umum jurusan Sampangan – jalan  →  kaki 500 meter ke arah kampus

→ ( naik ojek Rp 10.000,-)

DOWNLOAD formulir )  Continue reading

Donor Darah II

DONOR DARAH merupakan Kegiatan rutin MAPALAST setiap tiga bulan sekali,

kali ini donor darah yang ke-2 ditahun 2016 dilaksanakan pada
HARI/TANGGAL : Rabu/1 Juni 2016
TEMPAT              : Satlasar UNISBANK Kampus Kendeng , Jl. Kendeng V Bendan Ngisor Semarang
WAKTU                : 09.00- 12.00 WIB

Ayoo ..,Sumbangkan darahmu buat mereka yang membutuhkan 🙂

Salam Lestari !!!!!!!

Jelajah budaya suku alifuru dan Bhakti sosial SD Kristen di negeri atas awan

Jelajah budaya suku alifuru dan Bhakti sosial SD Kristen di negeri atas awansd

            Suku alifuru adalah suku asli penduduk pulau seram, alifuru dalam bahasa adat yang berarti adalah “orang yang masih suci” atau dalam kata lain seseorang yang baru lahir dan belum memilih agama. Ciri khas orang alifuru adalah memakai kain merah sebagai ikat kepala semua kalangan boleh memakai ikat kepala, tapi pada saat acara adat berlangsung masyarakat diharuskan memakai kain berang atau ikat kepala berwarna merah. Suku alifuru terdapat di suatu daerah terpencil di sebelah selatan documentasikaki gunung binaiya yang bernama desa piliana, pilaina berasal dari bahasa adat “pilianika” yang berarti “sudah terang”. Masyarakat pulau Seram juga menjuliki desa Piliana sebagai negri di atas awan. Desa piliana sudah ada sebelum kemerdekaan Indonesia dan sampai sekarang desa piliana sudah berumur 73 tahun di desa piliana terdapat dua soa (marga) asli alifuru yang mendiami desa tersebut , diantaranya marga : ilelapotoa (katulistiwa) dan latungmutuani (tongkat raja).

            Desa piliana dipimpin oleh seorang raja, Pemilihan raja diadakan 5 tahunsekali, yang dipilih oleh masyarakat dan calon raja harus berasal dari dua marga diatas. Upacara pelantikan raja biasanya diadakan di rumahadat yang diikat menggunakan rotan dan pelantikan disaksikan oleh seluruh masyarakat, padasaat pelantikan raja berlangsung masyrakat diharuskan memakai baju adat memakai kain berang atau ikat berwana merah dan memakai manik-manik khas daerah tersebut dan Hal terunik yang terdapat pada masyarakat di desa piliana adalah setiap hari jum’at masyarakat diharuskan memakan pinang.

            Terlepas dari ulasan-ulasan diatas ada beberapa kebiasaan yang sering dilakukan oleh masyarakat tersebut hingga saat ini sudah menjadi budaya mereka dan biasanya dilakukan pada saat pelantikan raja atau hal-hal yang berkaitan dengan budaya dan adat-istiadat yang ada di daerah tersebut, salah satunya adalah upacara perkawinan, tarian adat, tipa dan keluar anak

  • Upacara perkawinan

Sama halnya dengan dunia luas masyarakat piliana telah memiliki pemahan yang baik contohnya dalam sebuah pernikahan.Pernikahan tersebut dinyatakan SAH apa bila telah melaksanakan pernikahan secara adat dan tidak diharuskan untuk menikah lagi.

  • Tarian adat

Tarianadatataubiasanyadisebuttaricakaleletarianinidilaksanakanpadasaattertentuyaitusaat natal, tahunbaru, pelantikan adat dan pembongkaran adat serta dilaksanakan pemukulan tipa

  • Tipa

Tipa terbuat dari kayu luhe dan kulit rusa selanjutnya diikat menggunakan rotan.Tipa biasanya diletakan pada rumah bapa raja, cara memukul tipa ini berfariasi contohnya :

  • Dipikul 5 kali untuk memanggil semua negri
  • Dipukul 3 kali untuk memanggil tua-tua adat
  • Dipukul berkali-kali atau panjang untuk memanggil masyarakat
  • Jika dipukul dengan cepat artinya ada masyarakat yang terkena musibah
    • Keluar anak

Keluar anak adalah sebutan masyarakat sekitar untuk seorang perempuan dewasa untuk beranak( melahirkan ), jika yang lahir adalah anak pertama maka akan dilakukan acara adat dan untuk anak yang kedua atau seterusnya akan dilaksanakan gunting rambut atau dalam bahasa sehari-harinya adalah amberambu

            Cara bertahan hidup masyarakat alifuru di desa piliana adalah dengan cara berburu disekitar hutan yang terdapat dikaki gunung binaiya, hewan yang sering diburu masyarakat setempat adalah rusa, babi hutan, kusu (kus-kus) dengan cara memakai panah atau jerat, tetapi sejak masuknya Balai Konservasi Taman Nasional Manusela dan melakukan sosialisasi tentang bagaimana caranya bercocok tanam, dengan lambat laun masyarakat didaerah tersebut sudah mulai mengerti pentingnya bercocok tanam bagi generasi mereka dan masyarakat tidak lagi berburu rusa yang menjadi hewan endemic desa piliana, secara tidak langsung ada beberapa hewan yang dipelihara oleh masyrakat yaitu anjing dan ayam.

Foto ETA III MAPALAST : Proses pembuatan Sagu di desa piliana

            Makanan pokok yang biasa dibuat oleh masyarakat adalah berasal dari poplhon sagu, pohan sagu adalah tanaman tropis yang tumbuh disepajang kaki gunung binaiya, cara pengolahan tanaman sagu adalah, tanaman sagu yang di potong menjadi beberapa bagian, kemudian dibelah menjadi 2 bagian kemudian ditumbuk menggunakan sebuahkayu yang berbentuk seperti kapak, kayu tersebut berasal dari pohon kayu nani, proses selanjutnya adalah sagu dimasukan kedalam saringan dan diinjak-injak hingga sarinya keluar dan ditampung didalam kolam yang didesain dengan terpal dengan lebar 3x4m selama 1 hari kemudian airnya dibuang maka endapanya dari pati sagu yang berwarna putih itu yang namanya sagu. Selanjutnya diolah menjadi papeda, sinoli dan makanan lainya. Masyarakat juga membuat bedeng atau gundukan tanah dengan lebar beberapa meter untuk menanam keladi, kacang tanah, bawang merah, kacang hijau, dan kasbi (singkong ) masyarakat juga menanam tanaman umur panjang yaitu pala, cengkih, sagu, kelapa dan kakao. Tanaman-tanaman yang ditanam oleh masyrakat bukan hanya untuk kebutuhan sehari-hari melainkan juga memiliki nilai jual yang tinggi yang dapat memajukan sumber daya manusia didesa tersebut. desa piliana masih jauh dari yang namanya sentuhan tangan pemerintah. seperti akses listrik yang belum sampai didesa tersebut, sudah ada kabel listrik yang di pasang oleh PLN, tapi sayang tiang listrik dan kabel tersebut hanya numpang lewat melalalui desa pilana sementara aliran listriknya terus di alairi ke masyarakat kota.

            Dalam kegiatan Ekspedisi Tanah Air III MAPALAST ini, yang di lakukan di gunung binaiya pulau seram,maluku.selain tim melakukan pendakian,jelajah budaya suku alifuru,kami juga melakukan Bhakti Sosial pembagian buku dan pendataan sekolah di desa piliana, cukup menyenangkan ketika kami melihat bangunan sekolah yang sangat memadai, bangunan sekolah yang semi permanen dan atapnya menggunakan genteng dan mempunyai 3 ruang kelas, itulah SD Kristen Piliana yang berada di kaki gunung binaiyaa. SD Kristen Piliana sudah ada sejak tahun 40an dan umerupakan satu-satunya sekolah disini. Sekolah ini sudah di pindah ke bagian atas desa karena bangunan sekolah yang lama yang tepatnya berada di tengah desa piliana telah rapuh dan sekarang di bangun kembali dengan bantuan PNPM mandiri.

            SD Kristen Piliana ini saat kami kunjungi mempunyai jumlah siswa 68 siswa dengan jumlah guru yang aktif hanya 2 guru,itu terdiri dari kepala sekolah dan 1 tetap dan 2 guru lagi yang masih honorer,jadi total guru ada 4 orang termasuk kepala sekolah. di Sekolah ini pembelajaran dari hari senin-sabtu dengan jam belajar 07.00-13.00. program belajar mengajar untuk 1 hari ada 2 bidang studi yang di ajarkan, ada bidang studi matematika,bahasa indonesia,agama,sains,pkn, dan ips. pemakaian seragam SD untuk hari senin putih putih,selasa dan rabu memakai seragam merah putih,hari kamis memakai seragam batik,hari jumat memakai pakaian olahraga di karenakan hari jumat ada kegiatan jumat bersih dan untuk hari sabtu memakai seragam pramuka.

Sekutip harapan dari guru dan siswa SD Kristen Piliana adalah semoga kedepan adanya bantuan guru-guru tambahan,buku buku pelajaran dan tambahan ruangan kelas.

Hal terakhir yang menjadi pusat perhatian kami di desa Piliana adalah sebuah Mata air yang dinamakan air jodoh atau ninifala dalam bahasa adat piliana. ditengah-tengahnya terdapat 2 pohon goni yang di ibaratakan sebagaji pasangan laki-laki dan perempuan, warna airnya juga tidak seperti air yang biasa kita lihat ditempat manapun karna air jodoh yang terdapat dikaki gunung binaiya berwarna putih bagaikan warna air susu.

Inilah sekilas cerita tentang kehidupan suku alifuru di desa Piliana dan Bhakti sosial yang kami lakukan pada saat melakukan Ekspedisi Tanah Air III Mapalast di gunung Binaiya, Pulau Seram Maluku.

 

Semoga Bermanfaat . 🙂